
BENGKULU – Sebagai langkah nyata dalam memperkuat mitigasi risiko kebakaran di sektor perbankan, Bank Bengkulu sukses menggelar pelatihan pencegahan dan penanggulangan kebakaran berskala besar. Kegiatan yang berkolaborasi dengan lembaga konsultan Bengkulu Safety ini dilaksanakan dalam dua tahap pada 14 dan 16 Februari 2026.
Pelatihan intensif ini diikuti oleh 160 peserta yang terdiri dari seluruh personel security dan teknisi dari seluruh kantor cabang Bank Bengkulu. Pembagian dua tahap ini dimaksudkan agar seluruh garda terdepan pengamanan aset mendapatkan materi secara mendalam tanpa mengganggu operasional layanan perbankan.
Fokus pada Keandalan Proteksi Gedung
Mengingat perbankan merupakan objek vital nasional, materi yang dibawakan oleh Nanda Elvandhani, S.T., selaku Ahli K3 Kebakaran dari Bengkulu Safety, menitikberatkan pada kesiapsiagaan personel teknis dan keamanan. Peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai sistem proteksi aktif, mulai dari teori dasar api hingga praktik langsung penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di lapangan.
Apresiasi dari Pihak Penyelenggara
Ketua Penyelenggara kegiatan, H.A. Mukti Husny, menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin. Menurutnya, kompetensi personel dalam menghadapi situasi darurat adalah investasi penting bagi keberlangsungan bisnis bank.
“Kami sangat mementingkan aspek keselamatan, baik untuk karyawan maupun nasabah. Pelatihan bersama Bengkulu Safety ini memberikan standar baru bagi personel kami di seluruh cabang agar lebih sigap dan tanggap dalam mencegah potensi bahaya kebakaran sejak dini,” ujar H.A. Mukti Husny.
Senada dengan hal tersebut, Johar Arifin selaku Building Manager Bank Bengkulu, menekankan pentingnya aspek teknis dalam pemeliharaan gedung. Beliau menyatakan kepuasannya terhadap materi praktis yang diberikan oleh tim instruktur.
“Sebagai pengelola gedung, keandalan sistem proteksi adalah harga mati. Kami sangat puas dengan materi yang disampaikan oleh Bengkulu Safety, terutama bagi para teknisi kami. Kini mereka memiliki pemahaman yang lebih tajam mengenai prosedur inspeksi teknis dan penanganan darurat yang sesuai dengan standar K3,” ungkap Johar Arifin.
Sinergi untuk Keamanan Nasabah
Dengan tuntasnya pelatihan dua tahap ini, seluruh personel security dan teknisi Bank Bengkulu diharapkan memiliki keseragaman langkah dalam bertindak saat terjadi keadaan darurat. Langkah preventif ini menegaskan komitmen Bank Bengkulu dalam menjaga keamanan aset serta memberikan rasa aman maksimal bagi seluruh nasabah di seluruh wilayah Bengkulu.