
BENGKULU – Memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Proyek Bukit Daun menggelar rangkaian kegiatan simulasi fire drill dan pembekalan materi pencegahan kebakaran pada 15 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis bersama lembaga konsultan K3, Bengkulu Safety.
Agenda yang dipusatkan di site PGE Bukit Daun ini diikuti oleh seluruh karyawan dan mitra kerja. Fokus utama kegiatan adalah memastikan kesiapsiagaan personel di lingkungan kerja yang memiliki karakteristik teknis khusus dan risiko operasional yang tinggi.
Mitigasi di Area Potensi Bahaya Tinggi
Mengingat operasional panas bumi melibatkan tekanan tinggi dan suhu ekstrem, pemahaman mengenai proteksi kebakaran menjadi sangat krusial. Nanda Elvandhani, S.T., Ahli K3 Kebakaran dari Bengkulu Safety selaku pemateri, menekankan pentingnya respons cepat di area kerja dengan potensi bahaya tinggi (high risk).
“Lingkungan PGE memiliki karakteristik unik dengan potensi bahaya yang cukup tinggi. Oleh karena itu, materi yang kami berikan tidak hanya sebatas teori dasar, tetapi juga teknik pemadaman dan prosedur evakuasi yang spesifik untuk area industri energi agar setiap potensi risiko dapat dimitigasi sejak dini,” jelas Nanda.
Apresiasi Atas Materi dan Praktik Lapangan
Seluruh peserta terlibat aktif dalam simulasi penggunaan APAR serta teknik penanganan api di lapangan. Manajemen PGE memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas pelatihan yang dibawakan oleh tim Bengkulu Safety.
Alif Firmanda Akbar, selaku HSE di PGE Bukit Daun Bengkulu, menyatakan kepuasannya terhadap materi pembelajaran dan simulasi praktik yang diberikan. Menurutnya, metode yang diterapkan sangat membantu karyawan dalam memahami aspek keselamatan secara nyata.
“Kami sangat puas dengan materi pembelajaran dan praktik dari Bengkulu Safety. Di PGE, keselamatan adalah prioritas utama, terutama karena kami beroperasi di area dengan potensi bahaya tinggi. Edukasi ini sangat relevan untuk memastikan seluruh tim kami memiliki kompetensi yang mumpuni dalam menghadapi situasi darurat,” ungkap Alif Firmanda Akbar.
Melalui kegiatan ini, PGE Bukit Daun berkomitmen untuk terus meningkatkan budaya K3 dan memastikan seluruh operasional berjalan aman, sejalan dengan standar keselamatan kerja nasional dan internasional.